Warning Light karanganyarRAWAN MACET: Sejumlah kendaraan melintasi pertigaan Palur atau biasa disebut pertigaan botol di kawasan Ngringo, yang traffic light-nya mati. Tak berfungsinya lampu pengatur lalu lintas itu, membuat kemacetan kerap terjadi, terutama saat jam sibuk.(suaramerdeka.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdeka.com – Traffic light di pertigaan Palur, atau biasa disebut pertigaan botol di kawasan Ngringo, mati sejak beberapa waktu terakhir. Akibatnya, lalu lintas di pertigaan tersebut kerap macet pada jam-jam sibuk.

Matinya traffic light itu, selain karena adanya pembangunan flyover di mana ruas jalan di sekitar pertigaan dicor beton, juga karena ada kerusaikan pada baterai penyimpan energinya. Untuk diketahui, traffic light yang dipasang di pertigaan botol menggunakan tenaga surya.

Padahal, pertigaan itu berada di jalur utama penghubung Karanganyar-Sragen-Solo. Selain kendaraan dari tiga wilayah itu, bus jurusan Surabaya juga melintasi pertigaan itu.

Guntoro, warga Ngringo mengatakan, tiap pagi dan sore, selalu terjadi kemacetan di pertigaan itu. “Untuk menghindari kemacetan, banyak kendaraan yang memilih lewat jalan kampung. Tak hanya motor, tapi juga kendaraan besar. Lha kalau seperti ini terus, jalan kampung akan cepat rusak. Yang tanggung jawab lalu siapa?” tuturnya.

Sebab, matinya traffic light membuat kendaraan dari arah barat, timur dan utara sama-sama terus melaju. Akibatnya, di tengah pertigaan, kendaraan dari tiga arah bertemu dan menumpuk. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Agus Cipto Waluyo mengatakan, traffic light di pertigaan botol memang dimatikan karena ada pekerjaan pengecoran, terkait pembangunan flyover.

“Tapi traffic light tenaga surya di situ juga rusak sejak beberapa waktu lalu. Baterainya tidak bisa bertahan lama, sehingga sebelum tengah malam sudah mati. Sekarang malah sudah mati total,” katanya.

Karena itu, Dishubkominfo akan mengevaluasi seluruh traffic light tenaga surya yang ada. Kemungkinan, lampu pengatur lalu lintas itu akan diganti dengan tenaga listrik. Sedangkan untuk mengurai kemacetan akibat matinya traffic light, Dishubkominfo akan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Karanganyar untuk rekayasan jalur lalu lintas.

by id.inictm.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *