Pemkot saat ini mulai berlomba-lomba memanfaatkan energi alternatif. Di samping karena instruksi pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM, beberapa pemkot memilih melakukan inisiatif sendiri pemanfaatkan energi hijau dengan bekerjasama dengan instansi penelitian dan pengembangan lokal.

Pemkot Yogyakarta misalnya, sudah mengoptimalkan penggunaan panel tenaga surya untuk lampu-lampu pengatur lalu lintas (traffic light). Saat ini, hampir semua persimpangan utama jalan-jalan di Yogyakarta sudah menggunakan lampu lalu lintas bertenaga surya. Panel-panel tenaga surya sangat mudah ditemukan di beberapa persimpangan jalan kota, seperti persimpangan Lingkar Utara Gejayan, Pertigaan Jalan Adi Sutjipto UIN, dan Perempatan Lingkar Timur terminal Giwangan.

Pemkab Sleman berencana memasang lampu lalu lintas (traffic light) bertenaga matahari atau solar energy di sejumlah perempatan. Hanya, hingga kemarin belum diputuskan titik-titik mana saja yang akan dipasangi alat tersebut.

Menurut Kasi Lalu Lintas Bidang Perhubungan, Dinas Kimpraswilhub Sleman Sulthon Fathoni, saat ini baru ada satu perangkat solar energy yang dimiliki. Kemungkinan, alat itu akan dipasang di perempatan Denggung atau Tridadi. “Kami belum putuskan mau dipasang di mana. Tapi alatnya sudah tersedia,” kata Fathoni di ruang kerjanya, kemarin.

Menurut Fathoni, traffic light bertenaga surya ini sangat diperlukan di Sleman. Ini, untuk menghindari peristiwa kecelakaan terutama saat lampu lalu lintas mati. “Kalau listrik mati, lampu ini tetap bisa hidup karena memakai tenaga surya,” ungkapnya.

Peristiwa kecelakaan di perempatan Denggung yang menewaskan dua pegawai pemkab, terjadi saat lampu lalu lintas tidak berfungsi karena listrik di wilayah itu padam.

Hingga kini, di Sleman belum ada lampu pengatur lalu lintas bertenaga surya. Tidak seperti di Kota Jogja yang sudah memasang alat tersebut di beberapa titik. “Ini baru kami siapkan,” kata Fathoni.

Sementara itu Kasatlantas Polres Sleman AKP Sulistyo menyarankan alat tersebut dipasang di perempatan Denggung. “Kalau bisa dipasang di perempatan Denggung saja yang arus lalu lintasnya lebih padat,” saran Sulistyo.

by : berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *