Pendingin Tenaga Surya
Jakarta – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tanjungpura (Untan) saat ini tengah mengembangkan mesin pendingin atau cold storage untuk nelayan terpencil dengan memanfaatkan energi baru terbarukan berupa sinar matahari.
“Konsep mesin pendingin yang akan kita kembangkan sangat sederhana, yakni sumber listriknya dari solar panel,” ujar Ketua LPPM Untan sekaligus perancang mesin pendingin tersebut, Prof Dr M. Ismail Yusuf, di Pontianak, Senin, 14 November 2016.
Ismail mengatakan, untuk saat ini, progresnya tengah berlangsung proses pembuatan fisik untuk mesin pendingin tersebut. Setelah jadi, menurutnya, baru akan diuji di laboratorium sebelum diuji coba di lapangan.
“Target kita 2016 ini sudah selesai semua dan bisa diuji coba nelayan,” tuturnya.
Ia menjelaskan, kehadiran mesin pendingin dengan solar panel tersebut dalam rangka menjawab sejumlah persoalan nelayan di Kalimantan Barat. Ia mencontohkan, khususnya bagi nelayan yang berada di pulau atau terpencil.
“Seperti di nelayan Pulau Nyamuk KKR. Saat ini, jika mereka habis menangkap ikan, harus dibawa ke Kubu dan itu jauh. Ikan harus diantar jika tidak ingin busuk. Namun harapan kita mereka yang tidak memiliki listrik di pulau tersebut, dan dengan adanya mesin kita ini bisa menjawab,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan mesin pendingin, diharapkan tercipta produktivitas dan efisiensi nelayan sehingga harga menjadi kompetitif karena ikan mereka baik.
“Saat ini, apakah hujan atau gelombang mereka harus mengantar ikan ke penampungan yang ada pendingin. Harapan kita lagi, hadirnya mesin kita ini bisa membantu nelayan,” kata dia.
Ia menerangkan bahwa Untan ke depan akan terus melakukan penelitian dan inovasi dalam berbagai hal untuk membantu sejumlah persoalan di tengah masyarakat di Kalimantan Barat.

Sumber Berita by https://tekno.tempo.co

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *