Screenshot_28

TENGGARONG- Penantian panjang warga Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kukar akan ketersediaan listrik di wilayah mereka, akhirnya menjadi kenyataan.

Dalam 3 hari terakhir, mereka sudah bisa menikmati listrik 24 jam. Pasalnya, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bantuan dari pusat yang dialokasikan lewat APBN sudah terpasang.

Kepala Bidang Energi dan Ketenagalistrikan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kukar, Darwis mengatakan, sekarang PLTS ini sedang tahap running test. Ia berharap ketersediaan listrik dalam 24 jam ini dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat. “Semoga desa lain yang belum teraliri listrik ke depan kebagian listrik semua,” kata Darwis, Selasa (10/2).

Ia mengatakan, pada 2014 Muara Enggelam telah mendapatkan penerangan listrik komunal yang diusulkan Pemkab Kukar melalui Distamben sejak 2012. Usulan ini baru terealisasi pada tahun anggaran 2014 melalui APBN yang digelontorkan oleh Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Pejabat Kepala Desa Muara Enggelam, Alfian membenarkan, kondisi listrik sudah menyala 24 jam di daerahnya. “Perangkat PLTS itu diletakan di rumah panggung, belakang kantor desa,” tutur Alfian kemarin.

Rumah panggung itu dibangun warga secara gotong-royong dengan dana yang disiapkan oleh pihak pemborong. Perangkatnya sendiri langsung didatangkan dari Jerman dengan berat 50 ton.

Sekadar diketahui, selama ini listrik hanya bisa dinikmati warga Muara Enggelam pada pukul 18.00-06.00. Mereka memanfaatkan mesin genset untuk menerangi rumah mereka. Ada 4 genset disiapkan di Muara Enggelam. Biaya bahan bakarnya ditanggung bersama melalui iuran warga.
Satu rumah dikenakan iuran Rp 8.000-Rp 10.000 per malam. Sehingga rata-rata pengeluaran warga untuk listrik mencapai Rp 300 ribu/bulan. Desa Muara Enggelam dihuni 169 KK atau 690 jiwa. Mereka tinggal di rumah-rumah rakit.

Proyek pengadan PLTS di Muara Enggelam ini menelan anggaran Rp 3,25 miliar dari APBN. PLTS ini memiliki kapasitas daya 250 kilowatt per rumah.

Sumber : http://kaltim.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *