Wakil Walikota Manado Mor Bastiaan desak Dinas Tata Kota Manado untuk segera memperbaiki lampu jalan solar cell yang rusak.

Apalagi dalam pemaparan Kepala Dinas Tata Kota Manado, dana pemeliharaan lampu ada Rp 2 Miliar, dari jumlah pendapatan mereka 38 miliar per tahun. “Saya meminta dinas terkait agar jangan mengulur waktu program perbaikan lampu. Dananya sudah ada, nanti sampaikan keluhan apa yang menghalagi proses perbaikan tersebut,”Kata Wakil Wali Kota Manado di hadapan Kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), di kegiatan rapat koordinasi evaluasi baseline kepemimpinan dalam ruang serbaguna Pemerintah Kota Manado hari ke lima, Selasa (17/5/16).
Menurut dia hal tersebut sudah menjadi masalah klasik di Kota Manado yang tak kunjung ada solusinya. Dimana upaya – upaya dinas terkait belum terlihat bukti nyatanya. “Sekarang langkah pak kadis seperti apa? Jangan biarkan masalah ini terus terjadi dan memberikan kesan Kota Manado, Kota gelap gulita,”tanya Mor kepada Kadis Tata Kota Manado.
Menyikapi hal tersebut Kepala Dinas Tata Kota Manado, Benny Mailangkay mengatakan, ada empat poin yang mengahambat kinerja mereka.
Karena itu perlu bimbingan Pemimpin Kota Manado, dalam hal ini Walikota GS Vicky Lumentut, dan Wakil Walikota Mor Bastiaan. “Pertama tidak terkontrol tim teknis dilapangan, kedua kurangya pengawasan, ketiga kurang tenaga teknis perbaikan lampu solar cell, dan kurangnya tenaga ahli tata letak,” terang Kadis.
Oleh sebab itu maka mereka akan membentuk tim teknis sesuai peraturan walikota (Perwako) 2016. Dimana sedianya pembentukan tersebut akan dilaporkan langsung kepada pimpinan Kota Manado. “Akan kami sampaikan laporannya, apalagi kemarin sudah dibicarakan di Kantor DPRD Manado tentang laporan 90 persen lampu jalan tidak menyala,”kata Kadis lagi.
Apa pun yang direncanakan Dinas terkait, masyarakat Kota Manado berharap agar Kota ini kembali menjadi terang ketika awal program ini dijalankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *